HOTLINE
Telp./Fax. +62 292 421031 | Posel: dinaskoperasiukmgrobogan@gmail.com

Purwodadi – Koperasi yang kuat tidak hanya ditopang oleh semangat gotong royong, tetapi juga oleh kemampuan mengelola usaha secara profesional dan memiliki akses terhadap sumber pembiayaan yang memadai. Berangkat dari semangat tersebut, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fasilitasi Akses Permodalan dan Penguatan Model Bisnis Koperasi pada 10–12 Juni 2026 di Gedung Galeri Koperasi UMKM Kabupaten Grobogan.

 Kegiatan yang diikuti oleh 40 peserta dari unsur pengurus dan pengelola koperasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi agar semakin tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang dinamis.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Grobogan menegaskan bahwa koperasi harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman. Persaingan usaha yang semakin terbuka menuntut koperasi tidak hanya mengandalkan pola usaha konvensional, tetapi juga memiliki strategi bisnis yang jelas, tata kelola yang baik, serta kemampuan mengakses berbagai sumber pembiayaan yang tersedia.

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai peluang akses permodalan, mulai dari skema pembiayaan yang disediakan oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) hingga fasilitas penjaminan kredit dari Jamkrida Jawa Tengah. Materi tersebut disampaikan langsung oleh praktisi dan narasumber yang berpengalaman sehingga peserta mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prosedur, persyaratan, dan strategi memperoleh dukungan pembiayaan untuk pengembangan usaha koperasi.

Selain akses permodalan, peserta juga mendapatkan materi mengenai penguatan model bisnis koperasi. Topik ini menjadi penting mengingat koperasi saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi digital, dan meningkatnya tuntutan efisiensi usaha. Oleh karena itu, koperasi perlu membangun model bisnis yang inovatif, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan anggota maupun masyarakat.

   

Diskusi yang berlangsung selama kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Berbagai persoalan yang dihadapi koperasi, mulai dari pengelolaan usaha, pengembangan unit bisnis, hingga strategi memperoleh modal usaha, dibahas secara interaktif bersama para narasumber.

Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait prosedur akses pembiayaan, mekanisme penjaminan kredit, serta penerapan model bisnis koperasi yang lebih modern. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan bimtek memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi di Kabupaten Grobogan.

Melalui kegiatan ini, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Grobogan berharap semakin banyak koperasi yang mampu memanfaatkan peluang pembiayaan secara optimal, mengembangkan usaha secara berkelanjutan, serta meningkatkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penguatan koperasi akan terus menjadi salah satu fokus pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Grobogan. Dengan koperasi yang sehat, profesional, dan memiliki daya saing tinggi, diharapkan kesejahteraan anggota dan masyarakat dapat terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas ekonomi di daerah.

Informasi Kunjungan Situs

Hari ini 73

Yesterday 155

Minggu ini 228

Bulan ini 5718

Keseluruhan 534328

Currently are 10 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Weblink Terkait

log web grob

logodinkopjateng

log web grob

log web kemenkop

Log web lpdb

 

Go to top

DINAS KOPERASI USAHA KECIL DAN MENENGAH KABUPATEN GROBOGAN
Jalan Dr. Soetomo No. 8 Purwodadi, Kab. Grobogan Kode Pos 58111
Telp./Fax. +62 292 421031 | Posel: dinaskoperasiukmgrobogan@gmail.com